NUNUK SURYANI MEMASTIKAN TIDAK SEMUA GURU LULUS PG 2021 BISA DIANGKAT MENJADI PPPK 2022

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan tidak semua guru lulus passinggrade pada seleksi 2021 dapat diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK 2022.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nunuk Suryani menyebut 193.954 guru yang telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi 2021 tidak semuanya dapat diangkat sebagai PPPK pada 2022.

“Tidak seluruh guru yang lulus PG (passinggrade) tahun 2021 akan dapat diangkat tahun ini karena memang masih ada sisa sekitar 17 persen yang belum mendapatkan penempatan yang dikarenakan banyak sebab,” kata Nunuk dalam Webinar yang diikuti di Jakarta, Rabu(5/10).

Berdasarkan data Kemendikbudristek, terdapat 17 persen atau sekitar 32.902 guru lulus PG pada 2021 belum mendapat penempatan. Sisanya atau 69 persen atau 134.022 guru siap diangkat pada tahun ini. Sementara, 14 persen atau 27.030 guru telah mendapat penempatan, tetapi belum mendapatkan kuota formasi pada 2022 yang diharapkan dapat diangkat pada 2023.

Lebih lanjut Nunuk mengatakan guru lulus PG 2021 itu belum dapat diangkat tahun ini salah satunya karena terdapat masalah pada kelebihan jumlah guru di sekolah-sekolah.

Dia mencontohkan kasus kelebihan guru honorer yang terjadi di SDN 6 Kodo Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sekolah tersebut memiliki kebutuhan guru kelas sebanyak 6 orang. Guru aparatur sipil negara (ASN) yang tersedia berjumlah empat orang.

Namun, terdapat pula guru non-ASN berjumlah 21 orang.

Oleh sebab itu, terdapat kelebihan 19 guru.

“Yang seperti ini akan kami beri alternatif di sekolah lain di Kota Bima. Namun jika di Kota Bima sekolah lain semuanya sudah terpenuhi, maka inilah yang belum bisa diangkat tahun ini,” kata Nunuk.

Sebagai contoh, guru sebenarnya mangajar IPA pada saat melamar untuk penempatan di SMP.

Namun, SMP sudah penuh, maka bisa melamar menjadi guru kelas.

“Kami sudah menghitung-hitung dari angka yang saya sampaikan 17 persen tadi. Yang dapat diangkat tahun 2021 dengan mekanisme pindah JF (jabatan fungsional) itu adalah sekitar 12.152,” katanya.

Nunuk berharap pada Oktober hingga awal November 2022 sudah dimulai untuk penempatan bagi guru lulus PG tahun lalu.

Pihaknya sudah menyiapkan segala perangkat yang dibutuhkan untuk seleksi penilaian kesesuaian, atau observasi yang akan dilaksanakan bersamaan dengan penempatan atau penuntasan guru lulusan pasinggrade.” Jika masih ada yang tersedia formasi pada Desember, diselesaikan dengan seleksi tes,” ungkapnya.

Nunuk meminta para guru non-ASN yang masih belum mendapatkan penempatan untuk bersabar dan tidak khawatir.

Pihaknya segera mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dan berkolaborasi dengan seluruh kementerian atau lembaga lain agar pelaksanaan seleksi ASN PPPK dapat berjalan dengan baik.

Baca juga :

Kunci Lulus Seleksi

Gunakan waktu yang ada untuk berlatih, bila memerlukan soal-soal untuk berlatih.

Baca juga :

● Prota & Prosem IKM (Unduh Disini)
● Jadwal Pelajaran IKM (Unduh Disini)
● Capaian Pembelajaran (CP) IKM (Unduh Disini)
● Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) IKM (Unduh Disini)
● Perangkat pembelajaran siap pakai tinggal edit identitasnya (PESAN DISINI)

Share on telegram
Bagikan
Share on whatsapp
Bagikan

Baca juga :

Recommended For You

error: Content is protected !!